News  

Balai Karantina Pertanian Medan Musnahkan Buah Kurma dan buah Red Berry

Indotrend.id.Kualanamu Deli Serdang.Balai Karantina Pertanian(BKP) Kelas II Medan ,Kamis(17/11/2022) Musnahkan Organisma pengganggu Tumbuhan Karantina(OPT-OPTK) berupa buah segar kurma ( Phoenix Dactylifera) asal Negara Arab Saudi dan ,Daun kering ,Buah Red Berry asal Iran sebanyak 4 pack(1 Bungkus).

Pemusnahan Yang di laksanakan di Kantor BKP kelas II Medan ,Dusun Lestari Desa Pasar V Kebun kelapa kecamatan Beringin kabupaten Deli Serdang ini di hadiri Kasubag Tata usaha BKP Kelas II Medan ,Prima Indra SE MSI ,Sub Kordinator Karantina Tumbuhan ,Fery Simanjuntak,Sub Kordinator Karantina Hewan, Rifky Daniel,Humas Efendi Purba ,Kantor pos cabang Tanjung Morawa ,Bea Cukai Bandara Kuala namu dan pegawai BKP Kelas II Medan.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan,Lenny Hartaty Harahap yang di wakili Prima Indra dalam sambutan nya mengucapkan selamat datang kepada para stake holder dan para pegawai Karantina dalam acara pemusnahan OPT-OPTK yang di laksanakan di kantor BKP.

ada dua item yang di musnahkan pada hari ini antara lain ,Buah segar kurma dan daun kering ,Red Berry .alasan di musnahkan karena media pembawa OPT-OPTK ini tidak di lengkapi dokumen resmi dari negara asal,katanya.

Sementara itu Sub Kordinator Karantina Tumbuhan ,Fery Simanjuntak dalam Paparannya menyebutkan ,Hari ini kita melaksanakan pemusnahan Media pembawa Organisma Pengganggu tumbuhan Karantina(OPT-OPTK) bertempat di kantor BKP Kelas II Medan.

Adapun yang di musnahkan berupa Buah segar kurma (Phoenix Dactylifera)sebanyak 16 Kg dari Negara Arab Saudi Tujuan Padang Sidempuan ,yang masuk dari Kantor pos Cabang Tanjung Morawa pada tanggal 13 Juni 2022.

Serta Daun kering,Buah Red Berry sebanyak 4 Pack( 1 kotak) dari Negara Iran tujuan Medan yang masuk dari kantor pos Cabang Tanjung Morawa pada 30 Juni 2022) .

Alasan di musnahkan karena kedua barang ini masuk nya ke Indonesia tidak di lengkapi Dokumen Kesehatan (Phytosanitary Certificate) dari negara asal

Pemusnahan ini di lakukan secara di bakar di Incenerator milik BKP Kelas II Medan,tutup nya.(Idris)