News  

Ratusan Pemuda di Agara Diharapkan Bisa Jadi Penyuluh Bahaya Narkoba Bagi Dirinya

Indotrend. Id, Kutacane l Kegiatan penyuluhan dan pencegahan bahaya narkoba telah selesai diselenggarakan pihak Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Tenggara.

Kepala Dinas Disparpora Aceh Tenggara, Bakri Saputra didampingi Kabid Pemuda dan Olahraga (POR) Riswadi Kamis (7/7/2022) mengatakan, kegiatan penyuluhan dan pencegahan narkoba sudah selesai dilaksanakan.

Acara penyuluhan itu ditutup resmi, pada Kamis siang (7/7/2022) digedung P3G Kutacane.

Semua pemateri mulai dari tim BNN Gayo Lues, Kapolres, Tim satnarkoba, Kajari Aceh Tenggara, Sekda Agara Mhd. Ridwan, ahli medis hingga tokoh agama secara alot dalam tiga hari terakhir telah selesai mengulas beragam materi tentang bahaya narkoba, sanksi hukum serta dampaknya bagi sendi-sendi kehidupan.

Bahkan kegiatan itu berjalan seru, sebab saat sesi tanya-jawab cukup banyak dihujani pertanyaan dari para peserta kepada pemateri,”kata Bakri.

Kata dia, kegiatan penyuluhan bahaya narkoba yang digelar tersebut merupakan upaya pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda khususnya dibumi sepakat segenap.

Oleh karena itu, para peserta yang dilibatkan dari unsur mahasiswa perguruan tinggi di Agara, organisasi kepemudaan (OKP) hingga lembaga swadaya masyarakat,”katanya.

“Kita sangat berharap, penyuluhan bahaya narkoba yang sudah selesai, bukan hanya menjadi kegiatan seremonial semata.

Paling tidaknya, sudah ada pemahaman yang didapatkan terkait upaya pencegahan dan bahayanya mengkonsumsi narkoba, terutama sanksi hukum karena ada pidananya.

Apalagi barang haram tersebut, jelas -jelas dapat merusak moral dan akhlak generasi muda,”ungkapnya.

Karenanya, kita sangat berharap agar penyuluhan tersebut harus dirasakan faedah dan manfaatnya.

Melalui penyuluhan bahaya narkoba tersebut, setidaknya 300 pemuda atau peserta sudah ada mendapatkan sedikit pemahaman tentang bahaya narkoba.

Dengan harapan kedepannya mereka bisa menjadi penyuluh atau guru bagi dirinya sendiri bahwa narkoba itu memang sangat berbahaya.

Karena dampaknya cukup parah terhadap segala lini kehidupan, baik kesehatan, ekonomi, perubahan akhlak hingga utama dampak sanksi hukumnya,”tegas Bakri.