News  

Cegah Terjadi Murtad, Bupati Aceh Tamiang Lakukan Langkah Ini

Indotrend. Id, Kuala Simpang | Menyikapi maraknya pemberitaan tentang pemurtadan di Kabupaten Langkat – Sumatera Utara, Bupati Aceh Tamiang Mursil panggil Da’i Perbatasan dan Camat, Kepala Mukim berserta para Datok Penghulu se-Kecamatan Kejuruan Muda di Pendopo Bupati. Senin 16 Mei 2021.

Mursil menceritakan di tengah ekonomi masyarakat yang sulit akibat pandemi Covid-19, bisa saja dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat berpaling dari agama Islam.

“Faktor ekonomi sering dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat beralih agama, mulai dari menawarkan pinjaman dengan bulan kecil hingga menawarkan pekerjaan dengan gaji yang cukup besar,” kata Bupati Mursil.

Untuk itu, Mursil meminta para Datok Penghulu segera menginventarisir berbagai pola yang diterapkan guna mengantisipasi pemurtadan.

“Saya perintahkan agar para Datok Penghulu untuk segera mengumpulkan perangkatnya masing-masing dan lakukan inventarisir sebagai upaya antisipasi, jangan kita anggap sepele,” ucapnya.

Selain itu, katanya, untuk para Da’i Perbatasan ia meminta agar penguatan Iman kepada masyarakat terus dilakukan.

Sebab jika Imam sudah kuat maka tawaran serta iming-iming uang banyak tidak akan menggoyahkan masyarakat. tambahnya.

“Untuk Da’i terus lakukan Syiar Agama, dan ini tugas kita bersama. Jangan gara-gara satu orang melakukan pemurtadan kita menjadi berdosa dunia akhirat. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegas Bupati.

Semua Datok Penghulu dan perangkatnya agar segera melakukan langkah-langkah meminimalisir terjadinya pemurtadan, batasi aktivitas yang mencurigakan

“Pantau semua kegiatan yang terjadi di kampung, batasi semua gerakan-gerakan yang mengarah ke pemurtadan, dan segera laporkan. Gerakan pemurtadan harus kita lawan. Mereka boleh kembangkan agamanya tapi bukan untuk kita (Islam), boleh mereka kembangkan kepada orang tidak beragama,” katanya.

Bupati Mursil kembali menegaskan gerakan pemurtadan harus dilawan. Siapapun tidak boleh memaksa kehendaknya untuk menganutnya agamanya dan semua itu diatur oleh undang-undang.

“Intinya semua itu diatur oleh undang-undang. Mereka boleh kembangkan agamanya tapi bukan untuk kita (Islam), boleh mereka kembangkan kepada orang tidak beragama,” tegasnya berulang sembari menambahkan apapun perkembangannya segera laporkan kepada Camat. | Ramadhan..